Tuesday, February 15, 2011

14-15


Yah, entah 14 atau 15... yang jelas... keduanya mempunyai kesan yang indah untuk tiga bulan terakhir ini. Yah... tidak lain dan tidak bukan karena ada seseorang yang mau berada di samping saya sejak tiga bulan yang lalu, baik susah maupun senang. Sebenernya, saya tidak mau membagi kesusahan saya, saya ingin membuat dia terus senang. Untuk itu, saya akan lebih berusaha untuk menyenangkannya.

Sarang? Beginilah rasanya... Ingat terus... Gak bisa tahan kalo gak ada kabar dari dia...hm.. berlebihankah? XD

Balik lagi, tiga bulan lalu tanggal 14-15. Sebenarnya tidak direncanakan. bukan perasaanku yang tidak direncanakan, tetapi aku tidak merencanakan mengungkapkan perasaanku padanya pada tanggal 14 (mungkin sampai larut malam, karena itu mengapa ditulis 14-15). Semuanya berjalan dan mengalir dengan begitu saja. Sampai aku menyadarinya sekarang. Aku sempat berfikir, 14. Dan, beberapa menit yang lalu tanggal 14 sudah berlalu. 14 Februari. Banyak orang histeris dengan tanggal ini, ini yang bikin saya bingung. Mengapa? karena saya tidak pernah untuk mengkhususkan tanggal ini untuk tujuan yang sama dengan kebanyakan orang. Semuanya berjalan lancar. Aku tidak mengkhususkan satu hari dimana itu adalah hari kasih sayang. Buatku, aku harus memberikan rasa kasih sayangku pada orang-orang yang aku sayangi setiap hari. Ini yang aku ingin kasih tahu padanya.

Tapi, berhubung ini adalah tiga bulannya aku menyatakan perasaanku padanya, maka di depan layar komputer ini aku menulis dengan perasaanku (dan tangan tentunya):

" Yang, mungkin sudah bosan kamu mendengarnya, aku mau ngucapin terima kasih.. walaupun baru seumur jagung dari pertama aku ngungkapin perasaanku ini padamu, kamu sudah memberikan begitu banyak dukungan dan semangat padaku. Kamu juga banyak sabar meladeni mood aku yang kadang tidak karuan. Terima kasih sudah banyak menenangkanku. Selain itu, aku juga mau bilang maaf. Maaf kalau mungkin selama ini aku telah menyakiti hatimu dan mungkin dirasa belum memberikan yang terbaik untukmu. Aku tidak mau mengeluarkan air matamu untuk ketidakpekaanku pada perasaanmu, aku tidak mau membuatmu emosi untuk kebodohanku. aku akan tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik untukmu dan selalu menjagamu. Sayangku untukmu.."

No comments: